Australia Investasi Ternak Sapi Di Aceh

Peternakan Sapi

DUNIATERNAK.COM, – Investor Australia dari Lawson Improvent Company dan perusahaan eksportir daging terbesar dunia yang juga berasal dari negeri kanguru tersebut Central Meat Export, menyatakan komitmennya untuk berinvestasi sektor peternakan di Aceh, dan menjadikan negeri serambi mekkah ini sebagai eksportir daging halal dunia, melalui Aceh Beef Industry Development.

Hal ini disampaikan kedua investor asal Australia tersebut kepada Bupati Aceh Besar Mukhlis Abee saat melaksanakan pertemuan di kantor bupati setempat.

Sebelum bertemu dengan bupati, kedua investor asal Australia tersebut mengunjungi pelabuhan Malahayati, Rumah Potong Hewan, Kapet Ladong, Bantaran Krueng Aceh, Kuta Malaka, dan Ubo-ubo.

Dalam kunjungan ke berbagai tempat tersebut, kedua investor yang turut didampingi Kepala Badan investasi dan Promosi Aceh Iskandar, dan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Aceh Safwan, melihat proses penggemukan sapi, pembibitan, dan juga pakan ternak.

Bupati Aceh Besar Mukhlis Basyah saat menerima kedua investor tersebut, menyatakan bahwa wilayah sangat terbuka peluang besar bagi investasi peternakan skala besar.

Bupati juga berharap, agar investasi ini dapat memberikan keuntungan atau benefit bagi kedua belah pihak.

“Kita harap investasi ini segera terwujud,” katanya.

Sementara itu, Harry Lawson investor Australia memaparkan, pihaknya telah menunjuk partner lokal asal negerinya, yakni Central Meat Export Australia.

Selanjutnya, tukasnya, dalam kunjungan kedua kalinya ke Aceh, pihaknya dapat langsung menyepakati kerjasama dengan pemerintah Aceh, dan mendapatkan mitra lokal.

“Harapannya, kita segera mendapatkan mitra lokal, yakni perusahaan di Aceh,” sebutnya.

Dijelaskannya, dalam proses investasi di Aceh, pihaknya memiliki program jangka pendek, dan jangka panjang. “Untuk program jangka pendek, investasi kita arahkan pada sistem penggemukan dan pembiakan sapi di Aceh,” paparnya.

Karenanya, harapnya, pihaknya sangat menginginkan program ini mendapatkan dukungan dari semua pihak di Aceh.

Pada tahap awal investasi, sebutnya, pihaknya merencanakan untuk mengirim sapi ke Aceh sebanyak 2 ribu ekor, dengan total investasi 2 juta dolar Australia, atau sekitar Rp20 miliar.

Dari 2 ribu ekor sapi tersebut, sambungnya, 25 persen diantaranya akan dikembangkan untuk pembiakan, atau pembibitan sapi.

“Namun semuanya akan berkembang tergantung market dan permintaan pasar,” tandasnya.(Sumber : Waspada.co.id)

SHARE THIS POST

  • Facebook
  • Twitter
  • Myspace
  • Google Buzz
  • Reddit
  • Stumnleupon
  • Delicious
  • Digg
  • Technorati
Author: usahaternak View all posts by

Leave A Response