Atasi Kekeringan, Peternak DIY Diminta Optimalkan Lahan Hijau

Dinas Pertanian Daerah Istimewa Yogyakarta mengimbau para peternak sapi untuk mempersiapkan ketercukupan pakan dengan mengoptimalkan lahan hijau pakan ternak guna mengantisipasi terjadinya kekeringan akibat fenomena Elnino.

Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian (Distan) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sutarno mengatakan upaya pengoptimalan lahan hijau pakan ternak perlu digalakkan guna memenuhi ketercukupan stok pakan ternak. Hal itu juga mengingat semakin berkurangnya lahan pertanian di DIY.

“Saat musim kemarau, tentu yang diperhatikan adalah pemenuhan stok [pakan ternak]. Mereka bisa memanfaatkan lahan-lahan tak produktif untuk memperluas penanaman pakan ternak,” kata Sutarno, Jumat (5/9/2014).

Upaya menjaga ketersediaan pakan ternak perlu dioptimalkan, karena menurut dia, DIY tetap memiliki terget swasembada sapi pada 2015.

Menurut dia, lahan produktif di DIY untuk pakan ternak sapi hingga saat ini hanya tersisa 1.000 hingga 5.000 hektare. Lahan-lahan itu hampir secara keseluruhan dikelola oleh masyarakat secara mandiri.

“Luas lahan sangat terbatas untuk mencukupi pakan seluruh populasi sapi di DIY,” kata dia.

Sementara itu, kebutuhan lahan tanam pakan ternak untuk mencukupi pakan seluruh populasi sapi di DIY diperkirakan mencapai 100.000 hingga 200.000 hektar.

Dengan demikian, kata dia, pengoptimalan lahan marginal atau lahan tak produktif yang kemungkinan dimiliki masing-masing peternak, sangat penting dilakukan menjelang kemungkinan terjadinya kekeringan akibat Elnino.(Sumber:harianjogja.com)

SHARE THIS POST

  • Facebook
  • Twitter
  • Myspace
  • Google Buzz
  • Reddit
  • Stumnleupon
  • Delicious
  • Digg
  • Technorati
Author: usahaternak View all posts by

Leave A Response