Amerika Hentikan Penggunaan Antibiotik Pada Ternak

bahaya antibiotik ternak

Sebagai upaya untuk mengatasi melonjaknya kekebalan manusia terhadap antibiotik, Amerika Serikat (AS) akan segera menghapuskan pemakaian antibiotik yang digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan ternak.

Badan Pengawas Makanan dan Obat-obatan AS mengatakan antibiotik tetap dapat digunakan untuk mengobati penyakit pada hewan potong, tapi harus ditunggu sampai tiga tahun untuk menghindari sisa endapan obat sehingga aman dikonsumsi manusia.

Fase itu dianggap sebagai program sukarela. Namun walau sukarela, para produsen obat juga diharapkan mematuhi pedoman tersebut. Dua perusahaan pemasok antibiotik terbesar telah sepakat untuk menerapkan aturan tersebut.

Para dokter dan rumah sakit mencemaskan soal meningkatnya jenis bakteri baru yang tidak bisa dikendalikan dengan antibiotik yang beredar.

Salah satu dugaannya adalah karena hadirnya “superbugs” yang muncul karena mengonsumsi daging yang mengandung antibiotik sehingga membentuk kekebalan terhadap obat-obatan. Bakteri tersebut bermutasi sehingga melawan kehadiran obat-obatan.

“Karena obat antimikroba digunakan manusia dan hewan bisa membentuk kekebalan terhadap antimikroba, maka penting untuk menggunakan obat-obatan hanya pada saat dibutuhkan secara medis,” demikian pernyataan FDA.

Dalam panduan tersebut FDA meminta seluruh produsen obat dan perusahaan kesehatan hewan untuk mempertimbangkan pencantuman pentingnya pemakaian antibiotik dalam pengobatan dengan menghapus anjuran pemakaiannya pada hewan ternak.

Jika cap sudah diganti, maka pemakaiannya pada peternakan akan melanggar hukum, kata Wakil Komisioner FDA, Michael Taylor, kepada wartawan.

Menurutnya, sekitar 25 perusahaan kesehatan hewan akan terpengaruh oleh peraturan baru tersebut.

Dalam tahap selanjutnya, antibiotika bisa digunakan di bawah pengawasan dokter hewan untuk mencegah penyakit ternak. (Sumber : Berita Satu)

SHARE THIS POST

  • Facebook
  • Twitter
  • Myspace
  • Google Buzz
  • Reddit
  • Stumnleupon
  • Delicious
  • Digg
  • Technorati
Author: usahaternak View all posts by

Leave A Response